Peter Lynch - Klasifikasi perusahaan menurut Peter Lynch

Peter Lynch adalah salah satu investor aliran fundamental terkenal dari US.

Peter Lynch mengelola Reksadana Magellan di Fidelity selama 13 tahun sampai pensiun di umur 46 tahun pada 1990.




Reksadana tersebut menghasilkan rata - rata return tahunan di 29.2% selama pengelolaan nya. Prestasi ini melebihi dua kali dari yang dihasilkan S&P 500 pada waktu yang sama.

Ia juga penulis dari buku investasi terlaris "One Up on Wall Street" (1989), dan "Beating the Street" (1994)  

Untuk mempermudah investor pemula mempelajari tentang investasi, Peter Lynch mengelompokkan perusahaan menjadi beberapa jenis, antara lain :

1. The Slow Grower

Perusahaan nya sudah besar, dengan pertumbuhan yang sudah melambat. Pertumbuhan rata - rata tahunannya dibawah pertumbuhan sektor industri nya. Umumnya, Slow Grower rajin membagikan Dividen dikarenakan perusahaan sudah kesulitan untuk melakukan ekspansi.

Menurut Peter Lynch, alasan utama untuk membeli perusahaan ini karena konsistensi perusahaan dalam memberikan Dividen.

Contoh : TLKM, UNVR

2. The Stallwarts

Perusahaan ini tadi nya adalah Fast Grower yang pertumbuhannya sudah mulai melambat. Pertumbuhannya biasa nya stabil di kisaran 8-12%. Menurut Peter Lynch, berinvestasi jangka panjang pada perusahaan jenis ini umumnya dapat meningkatkan return kurang lebih 3-4x lipat.

Contoh : BBRI, BMRI, BBCA

3. The Fast Grower

Perusahaan jenis ini adalah perusahaan yang paling ideal untuk dimiliki. Dengan tingkat pertumbuhan rata - rata tahunan diatas 10%, perusahaan Fast Grower sangat jarang yang membagikan Dividen. Hal ini dikarenakan perusahaan masih berfokus pada ekspansi bisnis yang tentunya akan meningkatkan laba secara konsisten.

Contoh : ADES, CLEO

4. The Cyclical

Perusahaan jenis ini memiliki siklus tertentu bergantung pada sektor industri nya. Umumnya sektor yang sangat bergantung pada siklus industri adalah sektor pertambangan, sektor perkapalan dan sektor properti.

Contoh : PTBA, ITMG, HRUM, JRPT, CTRA, SMRA

5. The Turnarounds

Perusahaan jenis Turnaround, tadi nya memiliki kinerja yang tidak baik. Umumnya perubahan kinerja terjadi dikarenakan ada nya pergantian manajemen, atau PSP, atau pergantian strategi / sektor bisnis perusahaan. Perubahan tersebut dapat membuat perusahaan yang tadi nya rugi, perlahan berubah menjadi perusahaan konsisten meraup keuntungan.

Contoh : ADES

6. The Assets Play

Perusahaan jenis ini mempunyai asset tersembunyi yang pada umumnya belum diketahui oleh pasar, atau belum diapresiasi oleh pasar.

Asset tersembunyi tersebut apabila dihitung, nilai nya akan melebihi nilai perusahaan di market (Market Cap).

Contoh : BEST, SMRA



Itulah beberapa pengelompokan perusahaan menurut Peter Lynch. Dengan mengetahui jenis perusahaan, kita dapat merencanakan strategi investasi yang sesuai.


Posting Komentar

0 Komentar