Notes - Artikel ini sudah pernah di bahas secara detail di aplikasi MentorBaik (bahkan jauh sebelum Aksi Korporasi MTO terjadi - yang membuat kita bisa mengambil posisi di emiten ini)
Pada 24 Jul 2023, ada post dari mentor Thowilz di Aplikasi MentorBaik. Post kali ini membahas tentang peluang arbitrage trading di Mandatory Tender Offer emiten MFIN.
Peluang arbitrage trading yang di bahas di post tersebut mempunyai return yang sangat menarik, yaitu sekitar 17% dengan holding period selama 6 bulan.
Jujur return tersebut tentu sangat menarik. Saya saat itu bahkan langsung ambil posisi di emiten ini keesokan hari nya.
Dan arbitrage ini sifat nya mandatory, jadi sudah pasti akan terjadi di harga yang telah di tentukan. Tentunya ini sangat menarik dengan peluang upside yang jauh di atas return deposito dan return obligasi.
Kutipan berikut adalah penjelasan detail dari Thowilz :
Berdasarkan keterbukaan informasi ADMF suatu perusahaan yang dimiliki oleh BDMN, dimana BDMN dimiliki oleh MUFG ada keterangan:
- ADMF mengambil 265.000.000 saham MFIN yang mewakili 10% dari seluruh saham MFIN.
- MUFG mengambil 1.871.038.600 saham MFIN yang mewakili 70.6% dari seluruh saham MFIN
- Ini berarti MUFG akan memiliki total 80.6% MFIN melalui MUFG sendiri dan ADMF.
- Sehingga akan terjadi pergantian PSP dari PT Jayamandiri Gemasejati ke MUFG (bisa dilihat pada tanggapan MFIN atas penjelasan BEI pada tanggal 28 Juni 2023).
- Masih pada tanggapan MFIN atas penjelasan BEI tersebut dikatakan aksi pengambilalihan akan dilakukan pada awal tahun 2024. Sehingga kita bisa berharap pada Q1 2024 atau sekitar 6-8 bulan kedepan proses tender offer ini sudah bisa selesai terlaksana.
- Berapa harga tender offer sebenarnya bisa kita dapatkan dari keterbukaan informasi ADMF. Disana disebutkan ADMF melakukan pembelian sejumlah 873.7 Miliar rupiah untuk 10% kepemilikan (265 juta lembar saham). Jika kita bagikan kedua angka tersebut maka kita akan mendapatkan angka 3.295.
- Harga saham MFIN pada saat tulisan ini dibuat mengacu pada harga penutupan 21 July 2023 di harga 2.800 rupiah.
- Harga 3.295 dibandingkan dengan harga 2.800 rupiah merupakan potensi upside +17,7%.

0 Komentar